>
>
Simulasi Pemberian Makan Siang Bergizi Melalui Kolaborasi Program STROBERI & PITERPAN

Berita

Simulasi Pemberian Makan Siang Bergizi Melalui Kolaborasi Program STROBERI & PITERPAN

SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang melakukan simulasi pemberian makan siang bergizi gratis melalui kolaborasi program STROBERI (Strategi Pemberian Makan Siang untuk Pencegahan Obesitad & perbaikan Gizi) dan PITERPAN (Pelayanan dan Edukasi Kesehatan Terpadu Pelajar Kota Semarang) pada Senin (7/10) di SD Gisikdrono 02. Kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) serta Kodim 0733 BS Kota Semarang yang nantinya akan menyiapkan dapur pemenuhan makan siang bergizi.

Simulasi tersebut akan diadakan di 24 sekolah terdiri dari 20 SD dan 4 SMP selama empat hari dari tanggal 7 hingga 10 Oktober 2024. Total, ada 4.279 porsi makan siang bergizi gratis yang disiapkan.

Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, Pemkot Semarang sudah menyusun buku menu makan siang bergizi untuk mendukung program pemerintah pusat ke depan. Menu tersebut disusun dari tim ahli gizi Dinas Kesehatan. Menu yang disusun sudah tertera nilai gizi, kebutuhan kalori, bahan, hingga harga per porsi menyesuaikan anggaran pusat.

"Jadi, Rp 15 ribu, tapi tidak semua Rp 15 ribu. Ada yang Rp 13 ribu, ada yang Rp 15 ribu. Tergantung, nanti anggaran berapa kami menyesuaikan," jelas Mba Ita, sapaan akrap Wali Kota perempuan pertama di Kota Semarang tersebut.

Pada makan siang bergizi untuk siswa SDN Gisikdrono, menu yang diberikan yaitu nasi putih, chicken katsu, sayur ca brokoli tahu putih, buah pepaya, dan air mineral.

"Sudah ada menunya dan nilai gizi yang sesuai kebutuhan untuk anak SD disusun langsung dari tim gizi Dinkes. " Tambah Mba Ita,

"Besok, kami pusatkan di SMP 21. Nanti menunya berbeda, karena anak SMP pemenuhan gizi dan kalori lebih tinggi," tambahnya.

Selain dipastikan gizi dan kalorinya, Mba Ita juga memastikan menu makan siang gratis ini steril. Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) sudah melakukan sampling terhadap makanan sehingga dipastikan aman dikonsumsi. Dengan adanya simulasi ini, Pemkot Semarang siap mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait program pemberian makan siang bergizk gratis.