{"id":6,"count":196,"description":"Penyakit jantung adalah istilah generik yang mengacu pada berbagai kondisi yang mempengaruhi struktur dan fungsi jantung. Contohnya antara lain:\r\n<ul>\r\n \t<li>Penyakit jantung koroner<\/li>\r\n \t<li>Gangguan irama jantung (aritmia)<\/li>\r\n \t<li>Penyakit jantung bawaan<\/li>\r\n \t<li>Gagal jantung<\/li>\r\n \t<li>Penyakit jantung rematik<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h2>Faktor Risiko<\/h2>\r\nSebagian besar masyarakat memiliki setidaknya satu faktor risiko jantung. Makin banyak faktor risiko, makin besar kemungkinan menderita penyakit tersebut. Terdapat dua macam faktor risiko jantung, yakni yang bisa dikendalikan dan tak bisa dikendalikan.\r\n\r\n<strong>Risiko yang bisa dikendalikan<\/strong>\r\n<ul>\r\n \t<li>Merokok<\/li>\r\n \t<li>Kadar kolesterol tinggi<\/li>\r\n \t<li>Tekanan darah tinggi<\/li>\r\n \t<li>Gaya hidup tidak aktif<\/li>\r\n \t<li>Diabetes<\/li>\r\n \t<li>Kelebihan berat badan<\/li>\r\n \t<li>Pola makan tidak sehat<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<strong>Risiko yang tak bisa dikendalikan<\/strong>\r\n<ul>\r\n \t<li>Usia: risiko sakit jantung meningkat seiring dengan bertambahnya usia<\/li>\r\n \t<li>Jenis kelamin: pria memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Risiko wanita bertambah dan mungkin sama dengan pria setelah masuk masa menopause.<\/li>\r\n \t<li>Riwayat keluarga: jika seseorang dalam keluarga Anda memiliki sakit jantung, ada kemungkinan Anda juga mengalaminya.<\/li>\r\n<\/ul>\r\nPria dan wanita memiliki banyak faktor risiko yang sama. Tapi sejumlah studi terbaru mendapat temuan bahwa ada faktor risiko yang unik pada wanita, yakni:\r\n<ul>\r\n \t<li>Kadar testosteron yang relatif tinggi sebelum menopause<\/li>\r\n \t<li>Meningkatnya hipertensi selama menopause<\/li>\r\n \t<li>Penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis yang lebih sering terjadi pada wanita daripada pria<\/li>\r\n \t<li>Stres dan depresi<\/li>\r\n \t<li>Kesadaran yang rendah terhadap faktor risiko rendah sehingga kurang mengantisipasi kemungkinan munculnya sakit jantung<\/li>\r\n<\/ul>\r\nSelain faktor risiko, ada perbedaan gejala sakit jantung pria dan wanita. Perbedaan ini bisa jadi dipengaruhi perbedaan anatomi dan fisiologi pria dan wanita. Sistem kardiovaskuler pria dan wanita pun berlainan. Dibanding pria, wanita umumnya memiliki jantung lebih kecil dan pembuluh darah lebih sempit.","link":"https:\/\/primayahospital.com\/artikel-kesehatan\/jantung\/","name":"Penyakit Jantung","slug":"jantung","taxonomy":"category","parent":0,"meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/primayahospital.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories\/6","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/primayahospital.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories"}],"about":[{"href":"https:\/\/primayahospital.com\/wp-json\/wp\/v2\/taxonomies\/category"}],"wp:post_type":[{"href":"https:\/\/primayahospital.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts?categories=6"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}