Revitalisasi Pembelajaran Seni Budaya melalui Pelatihan Tradisional Nias di Perguruan Tinggi

Authors

  • Riana Riana Universitas Nias
  • Fatiani Lase Universitas Nias

DOI:

https://doi.org/10.62383/jkm.v2i4.2766

Keywords:

Art Learning, Cultural Preservation, Educational Participation, Local Wisdom, Nias Engraving

Abstract

This community service activity aims to strengthen the role of higher education institutions in preserving local culture through the revitalization of cultural arts learning based on local wisdom, particularly traditional Nias carving art. The main problems faced by the partners include the limited availability of contextual cultural arts learning, minimal integration of traditional art practices into university courses, and students’ low understanding of the philosophical values embedded in Nias carving motifs. The implementation method employs a participatory–educational approach consisting of preparation, socialization, theoretical and practical training, intensive mentoring, and evaluation stages. This activity involves students and lecturers as participants as well as agents of cultural preservation. The results indicate a significant improvement in participants’ knowledge of the symbolic meanings of Nias carving motifs, their basic skills in designing and drawing carving motifs, and their appreciative attitudes toward the preservation of local cultural arts. This activity contributes to the strengthening of cultural arts learning in higher education and has the potential to serve as a sustainable model of community service based on local culture.

References

Abidin, A. K. (n.d.). Pengantar filsafat kebudayaan.

Alifia, A., Ratnawati, S., & Prasetijowati, T. (2022). Synergy between parents and teachers in motivating children’s learning during the COVID-19 pandemic. Jurnal Mediasosian: Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara, 6(2), 203–213. https://doi.org/10.30737/mediasosian.v6i2.3199

Bawamenewi, A. (2020). Analisis tindak tutur bahasa Nias: Sebuah kajian pragmatik. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 3(2), 200–208. https://doi.org/10.31004/jrpp.v3i2.1217

Didipu, H. (n.d.). Representasi nilai-nilai budaya masyarakat suku Nias dalam novel Manusia Langit karya J. A. Sonjaya (Kajian antropologi sastra).

Dwiyanti, A. (2025). Strategi pelestarian seni dan budaya Nusantara melalui pendidikan pada anak-anak Indonesia di Malaysia. 5(1).

Fadhil, R., & Anwar, M. (2022). Transformasi perguruan tinggi swasta dalam konteks daerah tertinggal. Jurnal Pendidikan dan Pembangunan Daerah, 6(1), 31–43.

Giawa, L. M. (2024). Analisis makna ornamen pada rumah adat di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan (Kajian semiotik). 4(2).

Hadi, S. (2019). Pendidikan berbasis kearifan lokal dalam membentuk karakter peserta didik. Pustaka Pelajar.

Koentjaraningrat. (2015). Pengantar ilmu antropologi (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Lubis, M. A. (2022). Kearifan budaya lokal masyarakat Nias dalam membangun moderasi beragama (Studi kasus Kota Gunungsitoli). 5(1).

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. (2018). Sosiologi pendidikan. Bumi Aksara.

Raka, A. A. G., Parwata, I. W., & Gunawarman, A. A. G. R. (2017). Bali dalam perspektif budaya dan pariwisata. Pustaka Larasan.

Rofiatun Nisa’, & Fatmawati, E. (2020). Kerjasama orang tua dan guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Ibtida’, 1(2), 135–150. https://doi.org/10.37850/ibtida.v1i2.147

Sari, A. R. (n.d.). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D.

Sukarma, I. W. (n.d.). Pengembangan kearifan lokal seni budaya melalui pendidikan berbasis banjar di Bali.

Telaumbanua, C. G., Ruta, I. M., & Karja, I. W. (2024). Nias tribe tradition as an ideas in creating painting. Cita Kara: Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni Murni, 4(1), 115–122. https://doi.org/10.59997/ctkr.v4i1.3645

Tilaar, H. A. R. (2017). Kebudayaan dan pendidikan: Menjembatani masa lalu, masa kini, dan masa depan. Grasindo.

Wahyu Zebua, A. F. (2024). Analisis makna dan simbol dalam pernikahan adat Nias. Jurnal Dirosah Islamiyah, 6(3), 794–806. https://doi.org/10.47467/jdi.v6i3.3097

Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif, dan metode penelitian kombinasi.

Zebua, N. (n.d.). Eksplorasi persepsi tentang pendidikan dan fenomena putus sekolah pada masyarakat transisi di Kepulauan Nias.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Riana Riana, & Fatiani Lase. (2025). Revitalisasi Pembelajaran Seni Budaya melalui Pelatihan Tradisional Nias di Perguruan Tinggi . Jurnal Kemitraan Masyarakat, 2(4), 285–293. https://doi.org/10.62383/jkm.v2i4.2766

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.